Tangga merupakan bagian penting dirumah yang menghubungkan lantai-lantai yang berbeda. Selain dapat berfungsi sebagai penghubung, kehadiran tangga juga dapat menjadi dekorasi interior rumah anda. Namun, tangga yang memiliki bentuk indah belum tentu cocok dengan rumah anda, bentuk dan model tangga juga harus disesuaikan dengan konsep rumah anda. Berikut contoh model tangga yang dapat anda jadikan pilihan:

  1. Tangga lurus

Tangga jenis ini memiliki bentuk yang lurus dari lantai bawah sampai bagian lantai atas. Biasanya jenis tangga ini digunakan pada rumah yang ukurannya luas karena tangga model lurus ini memakan lahan panjang yang lebih luas, selain itu untuk area bawah tangga dapat dimanfaatkan menjadi gudang, rak atau ruangan tertentu dengan penempatan yang pas, makan akan menjadi ruangan yang cantik dan efisien.

 

  1. Tangga berbelok arah (model L)

Seperti namanya, tangga ini berbelok arah  seperti  huruf L, dan pada bagian tengah tangga atau perbelokan tangga terdapat bordes. Kegunaan bordes yaitu untuk beristirahat sejenak. Tangga jenis ini memerlukan area yang lebih sedikit dibandingkan tangga lurus, maka dari itu tangga L biasanya lebih banyak digunakan dibandingkan tangga lurus. Namun kekurangan dari tangga ini adalah ruangan dibawah ruang tangga yang cukup kecil. Tangga jenis ini cocok digunakan untuk model rumah minimalis.

 

  1. Tangga berbalik arah (model U)

Tidak berbeda jauh dengan tangga L, hanya saja bordes pada tangga U lebih besar atau lebih panjang dibanding tangga L. karena bentuk tangga U yang berbalik arah maka bordes mengikuti anak tangga lainnya. Kelebihan dari tangga berlawanan arah ini juga seringkali ditempatkan di pojok ruangan sehingga lahan ruangan yang terpakai relative sedikit. Ruangan bawah tangga U biasanya lebih luas atau besar sehingga ruang bawah tangga bisa dimanfaatkan untuk ruangan contohnya seperti kamar mandi ataupun ruang lainnya. Tangga jenis ini lebih sering digunakan pada rumah berkonsep modern.

 

  1. Tangga putar (spiral)

Tangga putar seringkali disebut tangga spiral. Kelebihan paling menonjol bagi jenis tangga ini adalah minimnya ruang yang diperlukan dalam penempatan tangga. Bahan yang digunakan pada tangga ini yaitu besi, kayu, beton, dan kaca. Namun biasanya banyak orang menggunakan tangga ini dengan besi karena lebih mudah dibentuk. Tangga juga ini cocok digunakan pada rumah yang luas dan memiliki atap yang tinggi dan biasanya tangga ini digunakan untuk menuju loteng/ tempat jemuran.

 

 

5. Tangga melengkung

Sumber: Google

Tangga melengkung juga kerap kali disebut elips. Bisa jadi inilah tangga yang paling mewah, bentuknya yang sangat artistik karena melengkung dimana lengkungannya menciptakan keindahan suatu ruang. Biasanya digunakan pada rumah yang luas dan memiliki atap yang tinggi. Kelebihan dari tangga ini adalah bentuk tangga yang artistic sehingga memberi kesan mewah nan indah pada suatu ruangan/rumah. Jika memilih mempunyai tangga melingkar, sebaiknya jangan gunakan ruang bawah tangga untuk fungsi apapun karena bisa mengurangi tampilan tangga. Tangga ini juga biasanya lebih cocok untuk model rumah type klasik, meskipun tidak menutup kemungkinan untuk yang diterapkan pada rumah minimalis. Namun dari sisi estetika, jenis tangga melengkung ini sangat di minati oleh pemilik rumah rumah mewah.

 

 

6. Tangga tegak (Tangga monyet)

Tangga ini juga termasuk kedalam jenis tangga lurus dan bisa juga disebut dengan tangga monyet. Tangga ini biasanya digunakan untuk menghubungkan kasur bertingkat, loteng, dan untuk tangga service. Bahan yang digunakan untuk tangga monyet yaitu kayu, besi, dan masih banyak lagi. Kelebihan utama dari tangga model tegak ini, bagi pemasangan dibagian loteng, tangga ini bisa dilipat dan disembunyikan, sedangkan untuk pemasangan dikasur bertingkat, tangga ini berdiri tegak dan tidak dapat dilipat. Penggunaan pada tangga tegak ini juga dapat menghemat dan tidak memakan tempat, namun memang pada pemasangan tangga ini tidak mempunyai ruang bawah tangga.

 Sumber: Pinterest