Tips Memilih Desain Carport Rumah

Tampilan atap pada carport merupakan bagian penting sebab mewakili bagian dominan pada sebuah carport. Adakalanya tampilan carport dibuat sederhana ada juga dibuat mencolok sehingga menyaingi bangunan utama.

Memberi nilai tambah pada keberadaan carport jangan sampai salah kaprah sehingga carport terpisah dari keindahan desain bangunan induk atau dengan kata lain akan mengurangi nilai estetika tampilan rumah karena desainnya dibuat berlebihan dan penempatannya tidak direncanaklan dengan baik.

Letak carport pada umumnya di bagian depan rumah menjadikannya sebagai bagian dari elemen wajah rumah yang harus dipadukan secara baik , sayangnya seringkali pemilik rumah membangun carport begitu saja tanpa mencari tahu tentang apa itu carport dan bagaimana menempatkannya sebagai elemen desain pada wajah rumah. Dengan mengenali dan mengetahui lebih jauh tentang seluk beluk carport akan lebih mudah memadukan dengan wajah rumah.

Fungsi Ruang Carport, tidak Sekadar Menaungi Mobil

Fungsi utama carport tidak hanya untuk menyimpan mobil, carport juga harus bisa memberi perlindungan bagi kendaraan yang disimpan di dalamnya. Selain itu diatas lantai carport ini juga biasanya terjadi aktifitas lain seperti membersihkan dan mencuci mobil, dalam kondisi tertentu bisa menjadi bengkel darurat.

Fungsi area carport yang lain adalah menahan panas agar matahari tidak langsung  memasuki rumah, teduhan yang dihasilkan atap carport bisa berfungsi sebagai ruang antara yang menurunkan suhu udara luar sebelum memasuki rumah, juga sebagai ruang bermain anak, perpanjangan teras atau perpanjangan dari ruang tamu. Pada waktu tertentu dapat dipakai sebagai tempat pertemuan seperti rapat RT/RW, Arisan, pertemuan keluarga, PKK . fungsi2 ini harus diperhitungkan ketika merencanakan carport sehingga keberadaan carport dapat bermanfaat secara optimal.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika merencanakan pembuatan carport.

  1. Luas lahan

Luasan carport berdasarkan standart minimal ukuran mobil pada umumnya 2,3mx4,6m, idealnya 3mx5m. Ruang bebas antara mobil dan dinding 30cm dan jarak dinding depan atau dinding belakang 50cm.

  1. Letak carport

Usahakan letak carport tidak menutupi pintu utama, jika pada kondisi tertentu menutupi pintu utama dapat di siasati dengan memberikan penanda menuju akses pintu utama, misalnya berupa pola jalan setapak, pergola atau penanda lainnya.

  1. Bentuk dan strukur atap carport

Hal penting yang harus dipertimbangkan adalah tampilan desain atap carport berpengaruh secara langsung terhadap tampilan wajah bangunan secara keseluruhan. Oleh karenanya perhatikan kesesuaian dengan konsep desain maupun gaya rumah yang bersangkutan. Selain itu harus dipilih jenis atap yang tepat untuk kekuatan dan keamanan struktur, juga daspat mempengaruhi tampilan wajah bangunan.

  1. Letak talang air

Rencanakan pembuangan air hujan sejak awal. Jika direncanakan memasang talang perhitungjan jaringan pipa yang sudah ada. Perhatikan kemiringan dan arah jatuhnya air hujan, jangan samapai terjadi genangan air karena sudut kemiringan yang salah atau teras yang becek terciprati air hujan akibat arah air yang salah. Selain atap elemen lantai carport juga harus di desain secara benar untuk dapat mengalirkan air menuju saluran yang direncanakan.

  1. Pemilihan material

Selain faktor kekuatan, kemudahan pemasangan dan perawatan pemilihan material pun harus memperhitungkan pengaruh karakteristik material terhadap tampilan desain bangunan rumah. Perbedaan yang mencolok yang bisa diamati pada karakter material adalah bahwa material dari bahan bahan konvensional menawarkan kesan alami dan tradisional. Sementara material dari bahan sintetis menawakan kesan modern dan futuristik.

  1. Perkirakan anggaran, sesuaikan dengan dana yang tersedia

Ada banyak pilihan desain carport baik bentuk maupiun strukturnya, oleh karenanya biaya pembuatan carport dapat disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.